Kulit Kopi dan Serat Daun Nanas Jadikan Peredam Suara? Penemuan yang Bikin Alumni SMK ini Bergelar Sarjana

Suka Dunia Mesin, Usai dari SMK Nuris Jember Lanjutkan Studi Sarjana di Polije

Alumni Nuris ini terus bersemangat menuntaskan studi sarjana meski kondisi pandemi covid-19 yang tak kunjung reda. Berkat semangat dan kegigihannya menuntaskan penelitian yang unik terkait peredam suara dari bahan alam yang ramah lingkungan, gelar sarjana sudah di depan mata.

Nama pemuda tersebut yakni, Suyanto. Dia lulusan SMK Nuris Jember, jurusan TKR (Teknik Kendaraan Ringan), pada tahun 2016 silam. Kecintaannya pada dunia mesin membuatnya ingin meningkatkan skill dan pengalaman bidang tersebut dengan mendaftar studi sarjana di Polteknik Negeri Jember (Polije) pada jurusan teknik mesin otomotif.

Bak gayung bersambut, cita-cita lelaki kelahiran Banyuwangi, 29 Januari 1996 tersebut tercapai usai dinyatakan lolos melalui jalur PMDK-PN di kampus dan jurusan impiannya. Studi sarjana pun ia lalui dengan suka cita dan nyaris tanpa kendala.

“Dari pesantren sudah banyak memberi saya bekal yang cukup untuk bisa cepat beradaptasi di mana pun termasuk di kampus. Alhamdulillah semua berjalan lancar, saya pun kuliah sangat menikmati, apalagi saya masuk di tempat yang saya impikan.” Tutur Yanto, sapaan akrabnya.

Berada di tempat yang berbeda (pesanntren dan kampus) seolah tak terasa menjadi hambatan. Bahkan dalam pergaulan, lelaki asal Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember yang dikenal rajin dan tekun saat masih berada di SMK Nuris Jember tersebut, tak sulit beradaptasi dan cenderung bisa memilah dan memilih.

Hingga saatnya tiba untuk menuntaskan studi sarjananya nyaris tanpa kendala berarti, Ia menggagas penelitian berjudul “Analisis Peredam Suara Berbahan Dasar Kulit Kopi dan Serat Daun Nanas”. Inspirasi penelitian ini karena menurut Yanto, sudah seyogyanya memanfaatkan bahan alami yang berlimpah dan bebas risiko terhadap kehidupan manusia daripada bahan kimiawi lainnya.

Akhirnya, Yanto dapat mempertanggungjawabkan peneltian tersebut di hadapan dewan dosen penguji pada tanggal 27 Januari 2021 lalu. Seperti hadiah ulang tahun, gelar sarjana ini pantas ia genggam dengan penuh kebanggaan. Capaian indeks prestasi kumulatif (IPK) yang dimiliki juga sangat memuaskan yakni, 3,07.

Kini lelaki yang hobi olahraga ini mulai menyusun rencana yang lebih baik lagi di masa depan usai tersemat titel sarjana sains terapan di belakang namanya tersebut. Baginya, semua yang diraihnya hingga kini adalah berkah yang diraihnya sejak nyantri di Pesantren Nuris Jember. Sebab di sana, bekal ilmu agama dan keterampilan berpadu dengan pengetahuan telah didapatkannya. Semoga selalu sukses.

Nama : Suyanto
Lembaga : SMK Nuris Jember,tahun 2016
Jurusan : TKRO
Kuliah : Polije, Teknik Mesin Otomotif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *