Gradasi Jember Bersama Kominfo Adakan Seminar Literasi Digital Di SMK Nuris Jember

ADMIN

SMK Nuris Jember – SMK Nuris Jember Tepat pada hari Rabu, 07 September 2022, Gradasi Jember bersama Kominfo adakan seminar literasi digital di SMK Nuris Jember. Acara yang diikuti oleh siswa-siswi SMK Nuris ini disambut dengan sangat antusias.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak siswa agar lebih banyak lagi berliterasi dan menjadi pengguna digital yang bijak. Untuk mensukseskan acara ini Kominfo mengundang 3 narasumber terpercaya, yaitu: Achmad Syuja’i, S.Pd., Muhammad Khotib, S.Pd., Dewi Aisyah, S.Pd..

Salah satu pemateri dalam seminar ini adalah Achmad Syuja`i, S.Pd atau biasa di panggil Pak Syuja`i. Pak Syuja`i adalah salah satu guru Bahasa Indonesia di SMK Nuris Jember yang telah mengajar di SMK Nuris selama 4 tahun. Walaupun masih tergolong belum lama mengajar di Nuris, Pak Syuja`i tampak sangat berpengalaman dalam menjelaskan betapa pentingnya literasi digital.

“Literasi di sektor pendidikan merupakan motor utama yang harus terus digerakkan. Tanpa adanya upaya peningkatan literasi di sekolah, khususnya literasi digital, maka
posisi Indonesia masih berada di peringkat bawah dalam hal literasi.” ungkapnya.

Selain Pak Syuja’i, ada 2 narasumber lain yaitu; Muhammad Khotib, S.Pd. dan Dewi Aisyah, S.Pd. Materi yang dijelaskan oleh Bapak Muhammad Khotib, S.Pd. adalah tentang perkembangan teknologi yang mengubah gaya hidup dan pandangan masyarakat dalam berbagai cara.

“Kita harus selalu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi jangan melupakan budaya dan mengubah pandangan hidup kita tentang teknologi. Kita harus akrab dengan teknologi karena kita sekarang hidup dan berkembang bersama teknologi” ungkapnya.

Materi yang dijelaskan oleh narasumber berikutnya yaitu Dewi Aisyah, S.Pd, adalah bagaimana pentingnya menjadi warga digital literasi yang cakap dan bijak.

“Dengan banyaknya aplikasi sosial media, maka harus berfungsi yang namanya digital literasi di mana di situ kita harus cakap dan bijak.” ungkapnya.

Literasi digital di Indonesia juga sudah mulai membaik sejak beberapa tahun terakhir. Dilansir dari Kominfo.go.id, budaya Digital mendapat skor tertinggi dalam pengukuran Indeks Literasi Digital Indonesia 2021. Pilar Budaya Digital (digital culture) tercatat dengan skor 3,90 dalam skala 5 atau baik.

Selanjutnya pilar Etika Digital (digital etics) dengan skor 3,53 dan Kecakapan Digital (digital skill) dengan skor 3,44. Sementara itu, pilar Keamanan Digital (digital safety) mendapat skor paling rendah (3,10) atau sedikit di atas sedang.

Pemerintah Indonesia melalui Kominfo ingin terus mempercepat dan mengawal terus tingkat literasi digital masyarakat, mengimbangi dengan perkembangan teknologi digital yang cepat dan makin strategis bagi kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. (yhy/jai)