SMK Nuris Jember - Untuk
membentuk karakter disiplin dan semangat juang sejak dini, SMK Nuris Jember
menggelar kegiatan pembinaan santri taruna pada Jumat (26/9). Kegiatan ini
diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI dari jurusan Teknik Komputer dan
Jaringan (TKJ), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), serta Teknik Sepeda Motor (TSM).
Mengawali pagi dengan penuh semangat, kegiatan dimulai
dengan senam bersama yang dipandu oleh tim instruktur dari OSIS. Iringan lagu
“Senam Anak Indonesia Hebat” dan “Gemu Fa Mi Re” menambah keceriaan di tengah
barisan para siswa. Senam ini tidak hanya menjadi ajang pemanasan fisik, tetapi
juga membangun semangat dan kekompakan antar siswa.
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan baris-berbaris (PBB) dan latihan konsentrasi bersama anggota TNI dari Secaba Rindam V Brawijaya. Para siswa dibina langsung oleh personel TNI yang telah berpengalaman dalam pembinaan mental dan kedisiplinan generasi muda. Dengan metode pelatihan yang tegas namun tetap bersahabat, para siswa diajak untuk fokus, sigap, dan disiplin dalam menjalankan setiap instruksi.
Latihan ini berlangsung hingga menjelang siang dan
mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Beberapa materi yang dilatihkan
antara lain gerakan dasar PBB, menjaga stamina, serta pelatihan fokus sebagai
dasar pembentukan mental tangguh.
Kolaborasi dengan TNI diharapkan dapat memberikan
pengaruh positif dalam membentuk pola pikir yang tangguh, bertanggung jawab,
serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Tidak hanya itu, para siswa juga
diajak untuk melatih fokus dan kekompakan dalam tim, dua hal yang sangat
penting baik di dunia kerja maupun kehidupan sosial.
Salah satu peserta dari kelas X TKJ A, Nadya Ayu
Qholby, mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang sangat
berkesan. “Awalnya kami pikir akan lelah, tapi ternyata seru. Kami bisa belajar
tentang kekompakan dan mental baja, apalagi dilatih langsung oleh Bapak TNI,”
ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi singkat dan doa bersama. Dengan wajah ceria dan tubuh berkeringat, para siswa kembali ke asrama dengan semangat baru. Kebanggaan meliputi anak-anak muda itu. Mereka hari ini telah memulai kembali pelatihan yang membentuk fisik dan mental mereka. (MFAF.Red)
Sumber: pesantrennuris.net