SMK Nuris Jember – Kegiatan
Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa kelas XII SMK Nuris Jember resmi
berakhir. Proses penarikan peserta PKL dilaksanakan pada Kamis dan Jumat, 16-17
Oktober 2025, dari sebanyak 33 tempat praktik yang tersebar di berbagai
instansi, perusahaan, dan lembaga mitra.
Penarikan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian
kegiatan pembelajaran berbasis industri yang telah berlangsung selama 3 bulan.
Selama masa PKL, para siswa memperoleh pengalaman nyata di dunia kerja sesuai
dengan bidang keahlian masing-masing, mulai dari administrasi, teknik komputer
dan jaringan, hingga perbengkelan, baik roda dua maupun roda empat.
Selama dua hari pelaksanaan penarikan, guru pembimbing turun langsung ke lokasi-lokasi praktik untuk memastikan administrasi, laporan kegiatan, serta penilaian akhir dari pihak mitra telah terselesaikan. Setelah proses tersebut, seluruh siswa dijadwalkan kembali ke Pondok Pesantren Nurul Islam Jember pada Minggu, 19 Oktober 2025.
Kepala Program Keahlian juga menyampaikan bahwa
setelah kembali ke lingkungan pesantren, para siswa akan segera beralih fokus
ke tahap berikutnya, yaitu persiapan menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA)
yang akan digelar pada awal November mendatang.
“Setelah PKL selesai, anak-anak harus mulai serius
mempersiapkan diri untuk ujian TKA. Kami sudah menyiapkan jadwal bimbingan
belajar dan latihan soal intensif,” terang Bapak Ardyka, Waka Kurikulum SMK
Nuris Jember.
Selain menjadi ajang penerapan ilmu, kegiatan PKL juga
menumbuhkan karakter kerja keras, disiplin, dan kemandirian siswa. Banyak siswa
mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama berada di dunia kerja.
“Saya belajar bagaimana menghadapi pelanggan dan
bekerja dalam tim. Para mekanik di tempat saya praktik sudah sangat ahli
sehingga saya banyak mendapat ilmu baru di sini. Ini pengalaman di dunia kerja yang
sesungguhnya dan tidak bisa didapat di dalam kelas,” ujar Aqil, siswa kelas XII
TKR yang melaksanakan praktik di bengkel mobil Suzuki.
Dengan selesainya kegiatan ini, SMK Nuris berharap para siswa semakin matang dalam keterampilan dan siap menghadapi ujian maupun dunia kerja setelah lulus nanti. Kegiatan penarikan ini sekaligus menandai transisi penting dari fase praktik industri menuju tahap akhir pendidikan di kelas XII yang penuh tantangan. (MFAF.Red)
Sumber: pesantrennuris.net